Seiring bertambahnya usia, kondisi kulit ikut berubah. Tanda penuaan mulai muncul, tekstur kulit terasa kasar, dan kelembapan yang dulu terjaga perlahan berkurang. Tidak heran jika rak skincare kini dipenuhi produk lokal maupun luar negeri yang menawarkan solusi untuk berbagai masalah kulit, mulai dari hydrating toner, exfoliating toner, serum, hingga pelembap.
Di tengah banyaknya pilihan itu, satu bahan aktif sering muncul di berbagai produk: glycolic acid. Bahan ini populer karena kemampuannya mengatasi banyak masalah sekaligus, dari kulit kusam, jerawat, sampai garis halus. Namun, tidak sedikit orang yang memakainya tanpa benar-benar memahami cara kerja dan aturan mainnya.
Glycolic acid adalah senyawa dari keluarga alpha hydroxy acid (AHA) yang biasanya ditemukan pada tebu. Ukuran molekulnya lebih kecil dibandingkan AHA jenis lain, sehingga lebih mudah masuk ke lapisan kulit. Itulah sebabnya glycolic acid dianggap lebih kuat dan efektif dibandingkan asam lainnya. Berikut 11 hal yang perlu kamu ketahui tentang manfaat dan cara menggunakannya.
1. Mencerahkan Kulit
Paparan sinar matahari yang terlalu sering bisa membuat kulit wajah tampak kusam dan memunculkan flek hitam. Glycolic acid membantu mengatasi hal ini dengan mengangkat sel-sel kulit mati yang menumpuk di permukaan wajah. Setelah lapisan kusam itu terkelupas, kulit baru yang lebih segar akan terlihat. Hasilnya, wajah tampak lebih cerah dan bercahaya. Manfaat ini sangat terasa bagi kamu yang aktif beraktivitas di luar ruangan.
2. Mengatasi Masalah Jerawat
Jerawat biasanya muncul karena penumpukan kotoran, sel kulit mati, dan minyak yang menyumbat pori-pori. Glycolic acid membantu membersihkan wajah dari kotoran dan minyak berlebih sehingga sumbatan tersebut tidak mudah terbentuk. Jika kulitmu sensitif, mulailah secara perlahan dan perhatikan bagaimana kulit bereaksi sebelum menambah frekuensi pemakaian.
3. Membuat Pori-Pori Tampak Lebih Kecil
Pori-pori yang besar sering menjadi pemicu jerawat karena lebih mudah terisi kotoran dan minyak. Produk yang mengandung glycolic acid membantu membersihkan pori-pori dari penumpukan tersebut sehingga tampilannya lebih rapi dan halus. Dengan pori-pori yang bersih, risiko munculnya jerawat baru pun ikut berkurang.
4. Melawan Tanda Penuaan Dini
Garis halus, kerutan, dan kulit kering muncul karena kadar kolagen dalam kulit menurun. Kemampuan kulit memproduksi kolagen dari dalam juga ikut melemah seiring bertambahnya usia. Penggunaan glycolic acid secara rutin dapat membantu meningkatkan kolagen sehingga tanda penuaan berkurang dan kulit terasa lebih kencang. Hasil terbaik biasanya terlihat jika pemakaiannya konsisten dalam jangka waktu tertentu.
5. Memperbaiki Tekstur Kulit
Pernahkah kamu merasa wajah terasa kasar meski sudah rajin membersihkannya? Salah satu penyebabnya adalah penumpukan sel kulit mati yang membuat tekstur wajah tidak rata, kusam, dan tampak berpori. Glycolic acid membantu mempercepat pergantian sel kulit dan peremajaan kulit. Dengan begitu, permukaan wajah menjadi lebih lembut, sehat, dan terhidrasi dengan baik.
6. Membantu Menghidrasi Kulit
Meski fungsi utamanya adalah eksfoliasi, glycolic acid juga bersifat humektan, yaitu mampu menarik molekul air ke kulit. Sifat ini membantu kulit tetap terhidrasi, sehingga kulit tidak hanya halus tetapi juga terasa lembap. Karena itu, glycolic acid tidak selalu membuat kulit kering selama dipakai dengan cara yang tepat dan diimbangi pelembap.
7. Menyamarkan Noda Bekas Jerawat
Selain membantu mencegah jerawat, eksfoliasi dari glycolic acid dapat membantu menyamarkan noda gelap bekas jerawat. Lapisan kulit yang berwarna tidak merata perlahan terangkat dan digantikan sel kulit baru yang lebih seragam warnanya. Prosesnya memang tidak instan, jadi bersabarlah dan jangan tergoda menaikkan frekuensi pemakaian secara berlebihan demi hasil yang cepat.
8. Mulai dengan Frekuensi dan Konsentrasi Rendah
Glycolic acid termasuk bahan aktif untuk pemakaian luar (topikal), sehingga tidak boleh dikonsumsi. Jika kamu baru pertama kali mencobanya, mulailah dengan pemakaian 2 sampai 3 kali seminggu. Jika kulit tidak menunjukkan reaksi iritasi, frekuensinya bisa dinaikkan secara bertahap hingga setiap hari. Pilih juga produk dengan konsentrasi rendah terlebih dahulu agar kulit punya waktu beradaptasi.
9. Jangan Mencampur Terlalu Banyak Bahan Aktif
Glycolic acid sama seperti retinol, AHA lain, dan BHA, yaitu tergolong bahan aktif yang kuat. Mencampur dua bahan aktif dalam waktu yang sama berisiko membuat kulit iritasi, merah, perih, atau mengelupas berlebihan. Jika ingin memakai beberapa bahan aktif, gunakan di waktu yang berbeda, misalnya satu di pagi hari dan satu lagi di malam hari, atau gunakan secara selang-seling pada hari yang berbeda.
10. Wajib Pakai Pelembap dan Sunscreen
Karena bekerja dengan mengangkat sel kulit mati, glycolic acid membuat kulit lebih sensitif terhadap sinar matahari. Inilah alasan sunscreen tidak boleh dilewatkan setiap kali kamu memakai produk dengan kandungan ini. Tanpa perlindungan, manfaat pencerahan justru bisa hilang karena kulit kembali terpapar sinar UV. Pelembap juga penting untuk menjaga skin barrier tetap kuat dan mengurangi rasa kering atau tertarik setelah pemakaian.
Langkah yang Bisa Kamu Lakukan
Jika tanda tersebut muncul, kurangi frekuensi pemakaian atau berhenti sementara. Fokuskan perawatan pada produk yang menenangkan dan melembapkan hingga kulit kembali nyaman. Setelah itu, mulai lagi dari frekuensi paling rendah.
Glycolic acid adalah salah satu bahan aktif serbaguna yang bisa membantu mengatasi banyak masalah kulit sekaligus. Mulai dari mencerahkan wajah, membersihkan pori-pori, mengurangi jerawat, menyamarkan noda, memperbaiki tekstur, hingga melawan tanda penuaan dan membantu menjaga hidrasi, semuanya berawal dari kemampuannya mengangkat sel kulit mati dan mempercepat regenerasi kulit.
Namun, hasil yang maksimal hanya bisa didapat jika glycolic acid digunakan dengan benar. Mulailah dari konsentrasi dan frekuensi rendah, hindari mencampur bahan aktif dalam waktu yang sama, dan jangan pernah melewatkan pelembap serta sunscreen. Dengarkan juga sinyal dari kulitmu. Jika muncul tanda iritasi, beri jeda dan kurangi pemakaian.
Ingat, perawatan kulit adalah proses jangka panjang yang membutuhkan konsistensi dan kesabaran. Dengan pemakaian yang bijak, glycolic acid bisa menjadi kunci untuk mendapatkan kulit yang lebih cerah, halus, sehat, dan awet muda.