Bibir pecah-pecah adalah kondisi alami yang hampir pasti pernah dialami setiap orang. Selain membuat tidak nyaman, kondisi ini juga bisa mengganggu penampilan, apalagi jika sampai terluka dan berdarah.
Bibir memang termasuk bagian kulit yang paling tipis di tubuh. Jika kulit di bagian lain bisa memiliki hingga 16 lapisan, bibir hanya memiliki sekitar 3-6 lapisan saja. Bibir juga tidak memiliki kelenjar minyak yang berfungsi menjaga kelembapan alami. Tidak heran jika bibir jadi area yang paling mudah kering dan pecah-pecah dibanding kulit lainnya.
Yuk, kenali penyebab, gejala, dan cara mengatasi bibir pecah-pecah berikut ini.
Penyebab dan Gejala Bibir Pecah-Pecah
Penyebab bibir pecah-pecah yang paling umum adalah perubahan suhu yang ekstrem. Namun, kondisi ini juga bisa dipicu oleh dehidrasi, kekurangan gizi, iritasi, hingga efek samping obat-obatan tertentu seperti accutane.
Beberapa gejala yang biasanya menyertai bibir pecah-pecah antara lain:
- Bibir terasa kering
- Bibir mulai mengelupas
- Muncul luka dan berdarah
- Bibir tampak bengkak
- Terasa perih saat disentuh
Agar tidak semakin memburuk, kondisi ini perlu segera diatasi dengan cara yang tepat.
Cara Mengatasi Bibir Pecah-Pecah
1. Kurangi Kebiasaan Menjilat Bibir
Banyak orang mengira menjilat bibir bisa membuatnya lebih lembap. Padahal, kebiasaan ini justru berbalik menjadi buah simalakama. Air liur mengandung enzim amilase dan maltase yang dapat menipiskan kulit bibir, sehingga bibir justru semakin kering dan pecah-pecah setelah ludah menguap.
Cara mengatasinya: Mulai sekarang, sadari kebiasaan ini dan tahan diri untuk tidak menjilat bibir. Jika bibir terasa kering, langsung aplikasikan lip balm sebagai gantinya.
2. Pilih Pelembap Bibir yang Tepat
Menggunakan petroleum jelly atau shea butter saja sebenarnya belum cukup. Keduanya bersifat oklusif, yaitu membentuk lapisan pelindung di atas kulit untuk mencegah penguapan air, tetapi tidak menambahkan kelembapan baru ke bibir.
Cara mengatasinya: Gunakan pelembap bibir yang bersifat humectant (menarik kelembapan) sekaligus emollient (melembutkan tekstur). Kamu bisa mengaplikasikan serum hyaluronic acid atau pelembap wajah pada bibir terlebih dahulu, baru kemudian menutupnya dengan petroleum jelly atau shea butter agar kelembapan lebih terkunci.
3. Gunakan Tabir Surya pada Bibir
Terdengar tidak biasa, tapi bibir juga perlu dilindungi dari paparan sinar UV, sama seperti kulit wajah. Percuma menggunakan sunscreen di wajah jika bibir dibiarkan tanpa perlindungan.
Cara mengatasinya: Gunakan lip balm dengan kandungan SPF secara rutin sebelum beraktivitas di luar ruangan, dan re-apply setelah makan atau minum agar perlindungannya tetap optimal.
4. Hindari Pemicu Iritasi dan Alergi
Bibir pecah-pecah juga bisa dipicu oleh reaksi terhadap bahan tertentu, seperti parfum, pewarna, kosmetik, atau produk skincare yang bersifat mengeringkan seperti retinol.
Cara mengatasinya: Perhatikan produk yang bersentuhan langsung dengan bibir, termasuk lipstik atau lip liner. Hentikan sementara produk yang dicurigai menjadi pemicu, dan pilih produk berlabel hipoalergenik jika bibir tergolong sensitif.
5. Penuhi Asupan Cairan Tubuh
Dehidrasi adalah salah satu penyebab bibir kering dan pecah-pecah yang paling umum, karena tubuh yang kekurangan cairan akan memprioritaskan hidrasi ke organ vital terlebih dahulu, bukan ke bibir.
Cara mengatasinya: Usahakan minum air putih minimal 8 gelas atau sekitar 2 liter per hari. Kamu juga bisa menambah asupan cairan dari makanan tinggi kandungan air, seperti semangka, mentimun, atau jeruk.
6. Lindungi Bibir dari Udara Kering dan Dingin
Selain perubahan suhu ekstrem, udara yang kering, baik karena cuaca dingin maupun ruangan ber-AC, dapat mempercepat penguapan kelembapan dari bibir.
Cara mengatasinya: Gunakan humidifier di dalam ruangan untuk menjaga kelembapan udara, terutama saat tidur. Selalu bawa lip balm ke mana pun dan aplikasikan ulang secara berkala, khususnya saat berada di ruangan ber-AC dalam waktu lama.
7. Jangan Mengelupas Kulit Bibir yang Mengering
Saat bibir mulai mengelupas, godaan untuk menarik atau mengelupas kulit yang mengering seringkali sulit ditahan. Padahal, kebiasaan ini bisa melukai lapisan kulit bibir yang masih sehat di bawahnya, memperlambat pemulihan, bahkan menyebabkan perdarahan.
Cara mengatasinya: Biarkan kulit bibir yang mengelupas lepas dengan sendirinya. Bantu proses ini dengan eksfoliasi lembut menggunakan lip scrub berbahan halus seminggu sekali, lalu langsung lembapkan dengan lip balm.
8. Perhatikan Asupan Nutrisi Harian
Kekurangan nutrisi tertentu, seperti vitamin B kompleks, zat besi, dan asam lemak esensial, dapat memengaruhi kesehatan kulit bibir dan membuatnya lebih rentan pecah-pecah, terutama di bagian sudut bibir.
Cara mengatasinya: Perbanyak konsumsi makanan bergizi seimbang, seperti sayuran hijau, telur, ikan, dan kacang-kacangan, untuk mendukung kesehatan kulit dari dalam, termasuk kulit bibir yang tipis dan sensitif.
Bibir pecah-pecah memang kondisi yang umum terjadi, tetapi bukan berarti harus dibiarkan begitu saja. Dengan memahami penyebabnya, mulai dari kebiasaan menjilat bibir, pemilihan pelembap yang kurang tepat, hingga dehidrasi dan kekurangan nutrisi, kamu bisa menerapkan cara mengatasi yang paling sesuai dengan kondisi bibirmu.
Konsistensi menjadi kunci utama. Rutin menggunakan pelembap yang tepat, melindungi bibir dari sinar matahari dan udara kering, serta menjaga asupan cairan dan nutrisi harian akan membantu bibir kembali lembap, halus, dan bebas dari rasa tidak nyaman akibat pecah-pecah.